“Naruto – Makna Kehidupan Keluarga Naruto”

Kalau ditanya soal Naruto, yang akan terbersit dalam pikiranku adalah keluarganya Naruto. Keluarga Naruto sangatlah harmonis. Beberapa hal yang sangat menyentuh dari mereka, adalah ketika mereka mengorbankan nyawa mereka untuk menyelamatkan Naruto dari serangan ekor sembilan. Ibu dan ayah Naruto melakukan pengorbanan nyawa untuk harapan yang besar kepada Naruto. Dan harapan yang diletakkan pada Naruto, bukanlah harapan yang main-main.

 

Ibu dan ayahnya Naruto, yaitu Kushina dan Minato, selaku hokage ke 4, memberikan beban, sekaligus harapan yang besar kepada Naruto. Kedua orang tua Naruto terpaksa menyegel kyubi ekor sembilan ke dalam Naruto, karena tidak ada yang mampu menahan kuatnya chakra kyubi, selain Naruto. Diberikannya Naruto akan beban tersebut, bukan berarti tidak ada harapan. Kedua orang tua Naruto memberi harapan atas semua itu, agar Naruto mampu membuat kyubi sebagai asset berharga bagi desa Konoha yang mereka cintai.

 

Dan harapan tersebut adalah bantuan pada masa depan. Kedua orang tua Naruto datang membantu. Pertama, pada saat Naruto sedang melawan Pain, dan Naruto hilang kendali akan kyubi ekor sembilannya, ayahnya datang untuk menenangkannya.

 

Lalu, pada saat Naruto mencoba untuk menguasai chakra dan melawan kyubi, ibunya juga datang dalam benak hatinya dan menolong, sekaligus membantunya melawan kyubi.

 

Diceritakannya latar belakang meninggalnya kedua orang tuanya, melalui ibunya sendiri. Sejak diceritakan hal tersebut, Naruto mengetahui bahwa kedua orang tuanya berkorban, bukan hanya untuk memberikan beban yang berat untuk ditanggulanginya. Tapi juga untuk memberikan harapan padanya. Naruto tersentuh. Begitupun saya juga yang menyaksikan ceritanya. Kepribadian Naruto menjadi berubah jauh menjadi lebih tenang.

 

Ketenangan itulah yang membuat Naruto berdiri sebagai pahlawan ninja pada mudanya. Dia telah menjadi layaknya seorang pemimpin. Keberadaannya melebihi keberadaan pimpinan Kage yang ada dalam sejarah dunia ninja. Dia telah melampaui semua ninja yang ada, pada masa mudanya, dan bahkan dalam manganya, dia membawa dampak baru dalam sejarah dunia ninja dan akhirnya menjadi Hokage paling muda di masa depan.

 

Keberadaan Naruto bisa menjadi suatu contoh inspirasi bagi kita. Orang tua memberikan beban kehidupan yang berat kepada kita, bukan berarti karena orang tua membenci kita. Ingat kembali, bahwa orang tua juga memberikan harapan dibalik itu semua. Semuanya dengan alasan agar kita dapat selalu semangat dalam belajar menyelesaikan beban kehidupan yang kita alami. Dengan begitu, kita akan terlatih dan mempunyai kepribadian yang kokoh dalam melewati masa depan, yang akan kita hadapi nantinya.

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s